Select Page

Madiun – Madiun dengan luas wilayah 33,23 km2 yang terdiri dari 3 kecamatan dan 27 kelurahan, telah menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal untuk melakukan kunjungan kerjanya, hari ini, Senin (17/4), di Ruang 13 Balaikota Madiun. Kunjungan kerja yang langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Bambang Dwiyono, membawa 13 aparatur sipil Dinas Kominfo Kabupaten Kendal, serta 28 wartawan di daerahnya. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi. Bambang Dwiyono mengatakan, kunjungan ini dalam rangka upaya menjalin kemitraan, serta silahturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan Pemerintah Kota Madiun.

“Diharapkan dapat terjalin kerjasama antara kami dengan Pemerintah Kota Madiun, selain itu kunjungan ini sebagai upaya untuk menimba ilmu dari daerah lain. Kami juga mengharapkan adanya kunjungan balik ke daerah kami dari Pemkot. Madiun.” Kata Sekda Kabupaten Kendal. Sementara itu, Maidi, saat menyampaikan sambutan selamat datangnya menyampaikan paparan mengenai Kota Madiun. Kota Madiun yang terkenal dengan kampung pesilat, berupaya menjadikan Kota Madiun sebagai daerah rujukan wisata dari keunggulan tersebut. Melalui perguruan-perguruan silat yang ada di Madiun, direncanakan akan ada perlombaan silat setiap bulan dari perguruan tersebut. Hal ini selain untuk menampung aspirasi dari masyarakat juga sebagai sarana mendongkrak pariwisata Madiun.
Selain silat, Kota Madiun yang memiliki 28 grup drumband, rencananya juga akan menampilkan parade senja setiap bulannya, serta pertujukan kesenian yang ada di Madiun. Ini akan berlangsung selama 12 bulan.

Lebih lanjut Maidi juga memaparkan dalam hal tranparansi kinerja Pemerintah Kota Madiun serta hubungan baik dengan rekan Pers. Dalam hal transparansi kinerja, Pemkot Madiun menyelenggarakan coffe morning, maupun forum kehumasan untuk memaparkan mengenai kegiatan – kegiatan yang telah maupun akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Madiun melalui OPD. Sedangkan dalam menjalin hubungan baik dengan pers, pemkot. Madiun rutin menyelenggarakan Jumpa Pers setiap bulannya. Dalam kegiatan ini Pemkot akan mengajak berunding dengan pers mengenai isu atau topik yang sedang hangat dibicarakan saat itu. Jumpa pers juga sebagai sarana mengklarifikasi bila ada pemberitaan yang kurang menguntungkan bagi Pemerintah Kota Madiun.

Saat ini, Pemkot. Madiun menjalin hubungan baik dengan 50 media yang pengaturannya di bawah wewenang Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun. “Pemkot. Madiun menggandeng Pers sebagai pemantau dan pengawas jalannya kegiatan yang ada di OPD. Sehingga bila ada yang menyalahi aturan atau bila kegiatannya tidak berjalan lancar, Pers dapat menegur langsung ke OPD yang bersangkutan.” Kata Maidi. Maidi juga menyinggung masalah bela negara. Bagi Pemkot. Madiun kegiatan bela negara tidak harus dengan mengangkat senjata namun dengan berbuat untuk kesejahteraan masyarakat. Muryono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal, saat sesi tanya jawab menyampaikan kunjungan ini menerapkan prinsip ATM yakni Amati, Tiru dan Modifikasi hal – hal positif yang didapat selama kunjungan ini. “Hubungan baik kami dengan Pers terjalin dengan prinsip Profesional, Peduli, Integritas, Inovatif, serta Kerja Tim demi kemajuan Kabupaten Kendal.” Tuturnya

PWI Kabupaten Kendal yang juga ikut serta dalam kunjungan ini melalui Ketua PWInya mengapresiasi hubungan baik Pemkot. Madiun dengan pihak Pers. “seperti halnya hubungan baik Pemkab. Kendal dengan Pers, Pemkot Madiun juga melaksanakannya. Semoga hubungan baik ini terus berkesinambungan demi majunya kesejahteraan daerah masing – masing.” Kata Agus Umar. Hadir juga pada kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Kota Madiun, Andriono Waskito Murti, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Gembong Kusdwiarto, Kabag. Pemerintahan, Agus Mursidi, Kabid. Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Iroh Sunirah, Perwakilan Bappeda Kota Madiun, Perwakilan BPKAD, serta Kasi dan Staf Dinas Kominfo Kota Madiun. (kmf)