Select Page


Madiun – Sebagai komponen penting dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan untuk tumbuh kembang generasi muda bangsa secara optimal, pemberian gizi dengan kualitas dan kuantitas yang baik dan benar diperlukan.

Menindaklanjuti, pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan untuk siswa-siswi SD se-Kota Madiun dengan tema Anak Sehat dan Pintar selalu sarapan serta makan yang beragam bergizi, seimbang dan aman hari ini, Kamis (13/4), bertempat di Aula Wisma Haji Kota Madiun.

Wakil Walikota, Sugeng Rismiyanto, yang pada kesempatan ini membuka langsung acara ini, menyampaikan bahwa anak-anak sekolah harus berhati-hati untuk memilih jajanan yang dijual diluar pagar sekolahan.

”Nanti anak-anak akan diberi tahu cara memilih jajan dan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman atau lebih dikenal B2SA.”tekan wawali dihadapan Guru pendamping dan narasumber.

Pembiasaan sarapan pagi untuk anak – anak sebelum berangkat sekolah dikarenakan dalam proses belajar membutuhkan energi yang diperoleh dari makanan sehat.

“Banyak makan sayur, buah-buahan dan gemar makan ikan sebelum berangkat sekolah supaya menjadi anak yang sehat, lincah dan pintar”papar sugeng.

Sosialisasi yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, yang saat ditemui setelah acara menyampaikan acara ini dimaksud untuk meningkatkan SDM masyarakat Kota Madiun serta untuk menghadapi adanya urbanisasi.

“Meningkatkan SDM dimulai dari generasi sekarang, untuk mengawali anak-anak diberikan makanan yang sehat dan mereka kalau diluar pengawasan orang tua maupun sekolah harus pandai memilih makanan yan sehat ataupun yang tidak sehat sehingga akan menjadi generasi yang baik sampai diusia produktif. Pemkot mempunyai kewajiban untuk meningkatan SDM Kota Madiun sesuai dengan visi misi Kota Madiun menjadikan Masyarakat Kota Madiun lebih maju dan sejahtera”papar Maidi.

Lebih lanjut, pengenalan makanan-makanan yang tidak higienis kepada anak-anak supaya aman untuk dimakan dan sebagai salah satu bentuk usaha Pemkot Madiun untuk membatasi jajanan yang tidak higienis tersebut yang pada saat ini semakin banyak beredar di masyarakat.

Dalam laporan panitia, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun, Suryo Hadidono, menyampaikan maksud dan tujuan dilakasanakan kegiatan ini agar anak-anak membudayakan sarapan pagi dan mengkonsumsi makan yang sehat.

Peserta dalam sosialisasi ini ada 650 orang yang terdiri dai Kepala OPD terkait, siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri se-Kota Madiun dan Guru Pendamping dari sekolah, serta Ibu Ketua Tim Penggerak PKK tingkat Kota Madiun, tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan. (kmf)