Select Page

Madiun – Tahun 2018 nanti, Kota Madiun akan menyelenggarakan pesta demokrasi 5 tahunan untuk memilih Walikota dan DPRD Kota Madiun. Jadwal pelaksanaan pilkada serentak untuk provisi Jawa Timur dan Kota Madiun sekitar bulan Juni 2018.

Untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilukada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun membangun Rumah Pintar Pemilu Bingkai Layanan Informasi Kepemiluan (BILIK) yang berada di Jalan Suhud Nosingo Kota Madiun dan diresmikan langsung oleh Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto, hari ini, Rabu (05/4).

Sugeng mengapresiasi atas dibangunnya RPP BILIK KPU Kota Madiun yang memberikan informasi kepada mayarakat,

“Atas nama Pemerintah Kota Madiun d

an masyarakat kota Madiun memberi apresiasi atas dibangunnya RPP BILIK supaya masyarakat mendapatkan informasi mengenai pelayanan yang sifatnya setiap hari dan bisa dikunjungi oleh masyarakat. Upaya ini juga agar masyarakat sebelum ke bilik mempunyai pedoman untuk menentukan pilihannya.” kata Wawali dalam sambutannya.

Pentingnya mengetahui informasi tentang permasalahan PEMILU yang dilaksanakan lima tahunan yang menggunakan anggaran tidak sedikit ini, adalah untuk menjaga amanah kontitusi serta sebagai sikap kehati-hatian dalam menentukan pilihannya.

“Pemilu menjadi penting dikarenaka

n amanah dari konstitusi kita, yang pelaksanaannya dilakukan setiap lima tahun sekali dan tidak boleh salah dalam menentukan pilihannya. Itu yang menjadi dasar pentingnya memberikan dedikasi kepada masyarakat sebagai p

enjabaran nilai-nilai Pancasila pada sila ke 4 yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksnaan dalam perwusyawaratan perwakilan”, papar Sugeng.

Dalam pelaksanaannya pemilu membutuhkan biaya yang cukup besar, untuk pemilu tahun 2018 Pemerintah Kota Madiun menggelontorkan dana sekitar 13 miliar.

“Pemilu yang telah dilaksanakan perlu dievaluasi tentang pelaksanaan karena membutuhkan biaya besar dan diperkirakan tahun yang akan datang ini, khusus Pilkada Kota Madiun mengha

biskan biaya sekitar 13 miliar”, tekan Wawali dalam akhir sambutannya.

Seperti apa yang disampaikan Ketua KPU Kota Madiun Sasongko, KPU Kota MAdiun hanya menjalankan amanat dari KPU pusat agar sejalan dengan tahapan-tahapan pemilu yang dilaksanakan oleh KPU Pusat.

”KPU Kota Madiun hanya menjalankan tahapan-tahapan pemilu yang dibuat oleh KPU pusat agar terjalinnya keselarasan. Tahapan pemilu serentak sesuai hitungan KPU Kota Madiun sekitar bulan Agustus –September “, ujar Ketua KPU Kota Madiun periode 2014-2019.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto.

Dengan diresmikannya, maka RPP KPU Kota Madiun dibuka untuk umum setiap hari kerja dan pada jam kerja dan memiliki fungsi sebagai sarana edukasi dan informasi pemilu kepada masyarakat.

Setelah meresmikan, Sugeng bersama Forpin

da Kota Madiun meninjau langsung kedalam RPP BILIK untuk mengetahui informasi apa saja yang akan didapat setelah keluar dari RPP BILIK tersebut.

Undangan peresmian RPP BILIK KPU Kota Madiun sebangnyak 230 orang diantaranya Kepala OPD terkait, Perwakilan DPRD Kota MAdiun, Ketua Parpol, Ketua Ormas, perwakilan Media Cetak, Elektronik dan Online, perwakilan mahasiswa PTN dan PTS yang ada di Kota Madiun, dan pelajar SMA yang sudah memenuhi persyaratan untuk memilih. (kmf)